FIF mengadakan serangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bekerjasama dengan 3 Yayasan Sosial dalam rangka memperingati hari ulang tahun FIF yang ke-22. Ketiga Lembaga Sosial tersebut diantaranya Palang Merah Indonesia (PMI), Yayasan Obor Berkat Indonesia (OBI), dan Dompet Peduli Ummat – Daarut Tauhid (DPU-DT). Presiden Direktur FIF, Suhartono mengatakan, "Seluruh kegiatan sosial yang dilakukan FIF tidak terlepas dari salah satu filosofi Catur Dharma Astra yaitu Menjadi Aset yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara dengan menyeimbangkan antara kinerja Perseroan dengan tanggung jawab sosial".
FIF bekerjasama dengan PMI menargetkan 5000 kantong darah untuk kegiatan donor darah yang serentak diadakan di kantor cabang FIF di seluruh Indonesia. Pada tanggal 18 Mei 2011, FIF berhasil mendapatkan 5.080 kantung darah. Di waktu yang sama, FIF bersama DPU-DT mengadakan pelayanan kesehatan gratis menggunakan mobil layanan peduli kemanusiaan untuk masyarakat yang tidak mampu. Acara juga diisi dengan Talkshow kesehatan dengan tema "22 Tahun FIF, Maju Bersama Bangsa" bersama tokoh dari PMI, Yayasan OBI, dan DPU-DT.
Kemitraan FIF dengan Yayasan OBI diberikan dalam bentuk bantuan dana untuk operasi Colostomy terhadap anak-anak yang menderita penyakit Malformasi Anorektal. Malformasi Anorektal adalah kondisi dimana tidak terdapat anus atau anus abnormal. "Pasien yang kita bantu sebagian besar adalah anak-anak agar mereka dapat menjalani hidup lebih baik untuk masa depannya", ujar Suhartono. Dana operasi ini juga bersinergi dengan para Dealer Honda yang bermitra dengan FIF secara nasional.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap karyawannya, FIF memberikan bantuan beasiswa kepada anak-anak dari mantan karyawan FIF yang meninggal dunia/cacat tetap. Beasiswa senilai hampir Rp 900 juta tersebut diberikan sampai anak-anak mereka tamat sarjana.
Rangkaian kegiatan CSR ditutup dengan peluncuran 2 Bis Sosial FIF untuk daerah Surabaya dan Makassar. "Untuk kedepannya FIF akan menyediakan Bis Sosial di wilayah FIF beroperasi untuk mendukung kegiatan Yayasan/Lembaga/Institusi Sosial/Pendidikan/Agama yang memiliki banyak kegiatan bermanfaat", tutup Suhartono.