FEDERAL INTERNATIONAL FINANCE

Public Source Public Source

[ Kamis, 18 September 2008 ]
Pembiayaan syariah FIF tumbuh 40%

Pembiayaan syariah FIF tumbuh 40% PT Federal International Finance Tbk menyalurkan pembiayaan syariah hingga Agustus 2008 sebesar Rp1,6 triliun tumbuh 40% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp1,15 triliun meskipun margin pembiayaan naik kisaran 0,5%-1%.

Direktur Utama FIF Suhartono mengutarakan pembiayaan syariah setiap bulan rata-rata sebanyak 20.000 unit sehingga selama delapan bulan ini pembiayaan tumbuh cukup tinggi.

”Kami menargetkan pembiayaan syariah hingga akhir tahun dapat mencapai 240.000 unit atau sekitar Rp2,4 triliun dengan pasar terbesar masih berada di Sumatra dan Aceh yang menyumbang 50% terhadap pembiayaan syariah,” jelasnya kepada Bisnis, pekan lalu.

Suhartono mengatakan pihaknya melaksanakan pembiayaan syariah di 13 unit usaha syariah sedangkan untuk memperbesar porsinya maka dilaksanakan juga pembiayaan syariah di cabang konvensional meski jumlahnya terbatas.

Menurut dia, terdapat sejumlah faktor yang harus dipertimbangkan untuk melaksanakan pembiayaan syariah terutama menyangkut kompetensi agar operasional pembiayaan ini sesuai dengan koridor.

”Kami juga melihat sumber dana untuk pembiayaan syariah ini belum begitu besar sehingga perseroan belum dapat membuka pelayanan unit usaha syariah di seluruh cabang,” ujarnya.

Suhartono menambahkan selama ini sumber dana multifinance masih mengandalkan pinjaman bank baik untuk syariah maupun konvensional. Namun, pembiayaan syariah ini lebih sempit karena belum ada sumber alternatif seperti obligasi.

Namun, Suhartono meyakini potensi pasar syariah ke depannya akan semakin berkembang yang juga diimbangi dengan kualitas pembiayaan bermasalah sebesar 0,6%.

Dia mengungkapkan komposisi pembiayaan syariah menyumbang sekitar 15%-20% terhadap portofolio pembiayaan perseroan. Dia berharap porsi pembiayaan syariah pada tahun depan akan berkontribusi di atas 20% dengan menambah unit layanan.

Berdasarkan data Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia hingga kini terdapat sepuluh multifinance yang menjalankan unit pembiayaan syariah seperti PT Mandala Multifinance Tbk, PT Wahana Otomitra Multiartha Tbk, PT Trihamas Finance serta terdapat dua perusahaan pembiayaan syariah yakni PT Al Ijarah Finance Indonesia dan PT Amanah Finance.

Selain itu, dua multifinance bersiap masuki pasar pembiayaan syariah yakni PT Woka International Finance dan PT Nusa Surya Cipta Dana Finance yang masih memproses kegiatan operasionalnya.
(Bisnis Indonesia - Senin, 15 September 2008)